<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2196">
<titleInfo>
<title>fase indian ocean dipole dan kaitannya faktor met-ocean di perairan barat dan selatan sumatera</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Supriyatno Widagdo, S.T., M.Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ananda Rizki Taruna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eko Prasetyo, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi, 92 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Indian  Ocean  Dipole  (IOD)  merupakan  fenomena  di  Samudera  Hindia  yang disebabkan  karena  perbedaan  anomali  Sea  Surface  Temperature  (SST)  antara Pantai  Barat  Sumatera  dengan  Pantai  Timur  Afrika.  Perbedaan  anomali membentuk  fase  IOD  positif (+) dan  IOD  negatif (-).  Fase  IOD  dapat diketahui dengan  menggunakan  Dipole  Mode  Index  (DMI).  Identifikasi  fase  IOD  penting dilakukan  untuk  mengetahui  keterkaitan  interaksi  antara  faktor  meteorologi  dan oseanografi,  utamanya  pada  kondisi  angin,  curah  hujan,  SST,  dan  salinitas. Identifikasi  menggunakan  metode  statistika  berupa  korelasi  Pearson,  sedangkan analisis  spasial  menggunakan  Inverse  Distance  Weight  (IDW).  Kajian  dilakukan di Perairan Barat Sumetera dan Selatan Sumatera.  Fase IOD  tahun 2015  dan 2010 terjadi 2 kali fase. Fase IOD negatif (-) normal tahun 2015 selama 2 periode yakni Februari-Maret,  IOD  positif (+) selama  10 periode  dan  IOD  positif lemah terjadi selama 6 periode mulai Juni hingga November. Tahun 2010 kejadian  IOD  positif selama 10 periode, fase normal 8 periode dan fase lemah selama 2 periode (MaretApril).  Konfigurasi  tahun  2015  saat  IOD  negatif  normal  berkorelasi  sangat sempurna  terhadap  seluruh  parameter  pada  Musim  Barat,  koefisien  seluruh parameter  yakni  direntang  0,8≤r≤1.  Interaksi  saat  IOD  fase  positif  lemah  yakni berkorelasi sangat kuat terhadap curah hujan, berkorelasi baik terhadap kecepatan angin  yang  meningkat  dan  cukup  baik  terhadap  penurunan  SST  selama  Musim Timur.  Periode  tahun  2010  kejadian  IOD  positif  lemah  terjadi  di  Musim Peralihan,  sifat  hubungan  terhadap  curah  hujan  Nias-Padang  sangat  kuat sedangkan  hubungan  korelasi  terhadap  lainya  sangat  buruk.  Fase  IOD  negatif terjadi selama Musim Peralihan 2, hubungan korelasi terhadap seluruh parameter tidak  dapat  dijadikan  acuan  karena  hanya  terdapat  2  variansi  data  bulanan. Berdasarkan  hasil  analisis  diperoleh  bahwa  karakteristik  fase  IOD  tahun  2015 lebih terlihat jelas yang mengakibatkan perubahan faktor met-ocean.</note>
<subject authority=""><topic>Curah Hujan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Salinitas</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Angin</topic></subject>
<subject authority=""><topic>SST</topic></subject>
<subject authority=""><topic>DMI</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Fase IOD</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>624.17.10 Ana f</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0201362017</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>624.17.10 Ana f</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2196</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-12 15:04:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-12 15:05:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>